
Dalam rangka mendukung pengendalian inflasi dan penguatan ekonomi daerah, Rengginang Singkong Desa Nyamok turut serta dalam kegiatan Bazar Pangan Murah yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pekalongan bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Kegiatan ini digelar di beberapa kecamatan, antara lain Bojong, Kajen, Doro, Kesesi, dan Karangdadap, dan mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat. Melalui bazar ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai bahan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, dan telur ayam dengan harga di bawah harga pasar, sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Kabupaten Pekalongan.

Selain bahan pangan pokok, bazar ini juga menghadirkan produk-produk unggulan UMKM Kabupaten Pekalongan, termasuk Rengginang Singkong Desa Nyamok, yang dikenal sebagai camilan khas berbahan dasar singkong dengan cita rasa gurih dan renyah.
Pemilik Rengginang Singkong Desa Nyamok, Isna, mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih atas kesempatan tersebut.
“Kami sangat senang bisa ikut serta dalam bazar pangan murah ini. Kegiatan seperti ini menjadi kesempatan bagus untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat luas, sekaligus berpartisipasi dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan ekonomi daerah,” ujarnya.

Menurut berita dari japos.co, kegiatan bazar pangan murah yang digelar TPID Kabupaten Pekalongan ini merupakan salah satu langkah antisipasi terhadap kenaikan harga bahan pokok. Harga yang ditawarkan dalam bazar lebih rendah dibanding harga pasar, seperti beras 5 kg seharga Rp 68.000, gula Rp 15.500/kg, dan telur ayam Rp 26.000/kg.
Partisipasi aktif UMKM seperti Rengginang Singkong Desa Nyamok menjadi bukti bahwa pelaku usaha lokal berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperkuat identitas kuliner khas daerah.
Produk rengginang singkong bisa dipesan melalui link disini
